
Sebuah istana yang sangat indah bernama The Castle Himeji terletak di
kota Himeji di Hyogo barat. Istana ini dibangun pada pertengahan abad
ke-14, dan tiga lapis menara istana dibangun pada kekuasaan Toyotomi
Hideyoshi pada abad ke-16, selanjutnya istana dibangun pada abad ke-17
oleh Ikeda Terumasa seorang bangsawan feodal. Bangunan yang disamakan
dengan bangau putih membentangkan sayapnya ini disebut Hakuro-jo atau
White Heron Castle. Bangunan ini ditetapkan sebagai harta Nasional pada
tahun 1931 dan sebagai Warisan Budaya Dunia pada tahun 1993 (@^▽゜@)ゞ.
![]() |
The Tenshukaku (menara istana) merupakan struktur utama yang memiliki
5 kisah dalam panampilannya, tetapi ada 6 kisah di dalam dan ruang
bawah tanah utama. Semua struktur bangunan ditutupi dengan plester
berwarna putih khas Jepang. Atap ditutupi dengan ubin Kawara dan plester
putih diterapkan pada sendi. Struktur yang kokoh dan megah serta
penampilan yang elegan, ditambah dengan perangkat pertahanan yang
kompleks dan taktis membuat Istana Himeji menjadi istana yang paling
terkenal di Jepang (*’-')ゞ.

Istana Himeji menjadi tuan rumah pada acara Himeji Castle Cherry
Blossom Viewing Fair dengan menampilkan musik drum, Princess Sen-hime
Peony Festival di musim semi, Himeji Castle Festival di musim panas,
Moon Viewing Fair dan Himeji All Japan Ceramic Market di musim gugur.
Pengunjung tidak pernah berhenti menikmati acara yang dilakukan di
Istana Himeji sepanjang tahun. Di daerah sekitar istana terdapat kuil
Otokoyama Sen-hime Tenmangu dan museum sejarah di Prefektur Hyogo. Pura
Engyoji, Mt. Shosa di arah barat laut istana yang didirikan lebih dari
1000 tahun yang lalu. Sebuah film Hollywood “The Last Samurai” (2003)
mengambil tempat shyuting di sini ゙☆⌒o(*^ー゚).

Restorasi dari Himeji Castle Main Keep <2009-2015>
Setelah selang lebih dari 45 tahun sejak restorasi besar di tahun 1950-an-1960-an, Istana Himeji menjalani pemulihan skala penuh. Proyek lima tahun berfokus pada pemlesteran kembali dinding yang rusak dan kotor dan mengganti genteng pada penyimpanan utama. Selama pekerjaan renovasi tempat itu ditutup oleh struktur atap perancah. Tetapi Istana Himeji tidak hanya terdapat penyimpanan utama, pengunjung dapat menikmati lebih dari 70 bangunan yang ditetapkan sebagai Properti Budaya yang Penting dari Jepang serta perangkat lain yang digunakan untuk menyerang dalam perjalanan menuju penyimpanan utama ((^ёェё^))ゞ-☆.
Setelah selang lebih dari 45 tahun sejak restorasi besar di tahun 1950-an-1960-an, Istana Himeji menjalani pemulihan skala penuh. Proyek lima tahun berfokus pada pemlesteran kembali dinding yang rusak dan kotor dan mengganti genteng pada penyimpanan utama. Selama pekerjaan renovasi tempat itu ditutup oleh struktur atap perancah. Tetapi Istana Himeji tidak hanya terdapat penyimpanan utama, pengunjung dapat menikmati lebih dari 70 bangunan yang ditetapkan sebagai Properti Budaya yang Penting dari Jepang serta perangkat lain yang digunakan untuk menyerang dalam perjalanan menuju penyimpanan utama ((^ёェё^))ゞ-☆.

Selama sekitar tiga tahun dari 26 Maret,2011, pengunjung bisa naik ke
lantai atas struktur atap perancah menggunakan elevator dan bisa
melihat proses perbaikan dan juga menikmati panorama megah dari
ketinggian 50 meter di atas tanah .
Perancah tersebut akan dihilangakan pada musim semi 2015 ゙☆⌒o(*^ー゚).
Perancah tersebut akan dihilangakan pada musim semi 2015 ゙☆⌒o(*^ー゚).

Melihat Istana Himeji dari dekat ☆-(^ー’*)
![]() |

Benar-benar menakjubkan…(*`▼´*)





0 komentar:
Posting Komentar