Jepang Saat Malam Hari

| Senin, 23 Desember 2013
Jepang Saat Malam Hari

Darimana semuanya ini bermulai? Papan iklan neon dipasang di tempat publik pertama kali pada tahun 1926 di Tokyo Hibiya Park. Segera setelah itu, para pengusaha melihat peluang untuk tetap dapat menampilkan iklan produk-produk mereka pada malam hati dengan lampu neon.

Suasana di Tokyo, Ginza pada tahun 1960:
ginza 1960
Pada bulan Desember 1957, papan iklan neon raksasa dengan tinggi hampir 11 meter di tengah kota Ginza dipasang dengan menampilkan tulisan “SONY”. Setiap huruf yang melekat di papan beratnya sekitar 264 kg! Peristiwa ini menandai awal penggunaan papan iklan neon di jalanan kota-kota besar Jepang.
Saat ini papan iklan neon dengan berbagai ukuran dapat dijumpai disetiap kota-kota besar Jepang seperti di Tokyo, Hokkaido dan Osaka – menampilkan berbagai tawaran, serasa berada di dalam hutan iklan yang dipenuhi papan-papan dengan gemerlap cahaya warna-warni.

Tokyo - Shinjuku & Ginza

Shinjuku adalah pusat perniagaan dan pemerintahan, sekaligus lokasi salah satu stasiun pergantian (interchange) transportasi umum terbesar di Tokyo, Stasiun Shinjuku. Shinjuku adalah tempat di mana Kantor Pemerintah Metropolitan Tokyo, gedung tertinggi di Tokyo, berada. Shinjuku dapat dibilang adalah ibukotanya Tokyo. Selain itu terdapat department store, bioskop, hotel dan bar.
Suasana distrik Shinjuku pada siang hari, berbagai macam baliho, spanduk, billboard menawarkan berbagai macam produk.
Tokyo - Shinjuku & Ginza_1
Suasana di malam hari:
Tokyo - Shinjuku & Ginza_2
Tokyo - Shinjuku & Ginza_3
Tokyo - Shinjuku & Ginza_4
Tokyo - Shinjuku & Ginza_5
Tokyo - Shinjuku & Ginza_6
Tokyo - Shinjuku & Ginza_7
Tokyo - Shinjuku & Ginza_8

Ginza

Kawasan ini dikenal sebagai kawasan mewah di Tokyo. Di tempat ini terdapat berbagai toko serba ada, butik, restoran dan kafe. Ginza dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan paling mewah di dunia. Toko-toko utama dari merek busana elite berada di sini, Chanel, Dior, Abercrombie & Fitch, Gucci, dan Louis Vuitton. Di sini juga terdapat ruang pamer Sony dan Apple Store Ginza.
Hancur oleh pemboman saat perang dunia ke II, perekonomian Ginza mulai bangkit kembali dengan ditandai munculnya papan iklan neon yang berwarna-warni.
ginza
ginza_1
ginza_3
ginza_4
Di Ginza masih banyak bangunan bersejarah yang tetap bertahan, beberapa diantaranya digunakan kembali sebagai toko, berpadu dengan warna-warni cahaya yang lembut:
ginza_bersejarah
ginza_bersejarah_1

Hokkaido - Sapporo

Bahkan, di Jepang bagian utara yaitu pulau Hokkaido, suasana unik papan neon ini masih terasa. Kawasan hiburan Susukino di distrik Sapporo termasuk salah satu yang paling terkenal di Jepang - memiliki pemandangan papan iklan neon dengan warna-warna yang khas. Kota ini terkenal dengan ramen Sapporo rasa miso dan merek bir Sapporo.
sapporo
sapporo_1

Osaka – Namba & Shinsaibashi

Beralih ke Osaka, kota terbesar kedua di Jepang dan rival abadi kota Tokyo, gemerlap cahaya papan neon berwarna-warni juga menghiasai kota ini. Daerah Namba dan Shinsaibashi merupakan daerah dengan toko-toko dan restoran yang paling ramai dikunjungi wisatawan di akhir pekan dan hari libur. Di sekitar jembatan Dotombori bisa disaksikan papan neon raksasa yang paling terkenal: restoran berbentuk kepiting raksasa, ikan buntal raksasa dan papan iklan neon perusahaan permen Glico.
namba
namba_1
namba_3
Gemerlap kota-kota besar telah menjadi ciri khas unik di Jepang yang dapat membuat kagum setiap orang yang pernah mengunjunginya. Suasana yang khas menjadi pengalaman yang unik bagi pelajar, wisatawan dan pekerja yang pernah berada di kota-kota “gemerlap” ini.


0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲